Sabtu, 25 Februari 2012

Teks deskripsi

Rafflesia Arnoldii

Rafflesia Arnoldii is a rare flower that is well known because of the size of the flower's petals and the smell of rotten meat that it gives out.

This enormous and rare flower grows in the forest of Southeast Asia, including the Phillipines. Its large flower can grow to 3 meters in diameter and weigh up to 11 kilograms. It does not have any leaves, stem, or roots and because of lacking clorophyls this plant can not photosynthesize making it a parasite, living on other plants nutrition. The flower has five petals red in colour and has white spots, which surrounds the middle of the flower much like a hole. At the base of the flower there is a part which has needles and contains the reproduction parts of the flower.

Rafflesia Arnoldii reproduces with the help of flies that are attracted to the flowers smell (which some observers say smells much like bad meat and rotten eggs mixed). The flower only lasts for five to seven days and then dies.

translate indonesia 

 
Rafflesia arnoldii

Rafflesia arnoldii adalah bunga langka yang terkenal karena ukuran dari kelopak bunga dan bau daging busuk yang yang diberikannya.

Bunga ini sangat besar dan jarang tumbuh di hutan Asia Tenggara, termasuk Filipina. Bunga yang besar bisa tumbuh sampai 3 meter dengan diameter dan berat hingga 11 kilogram. Ini tidak memiliki daun, batang, atau akar dan karena clorophyls kurang tanaman ini tidak dapat berfotosintesis sehingga parasit, hidup dari nutrisi tanaman lainnya. Bunga ini memiliki lima kelopak bunga berwarna merah dan memiliki bintik-bintik putih, yang mengelilingi bagian tengah bunga seperti lubang. Di dasar bunga terdapat bagian yang memiliki jarum dan mengandung bagian reproduksi dari bunga.

Rafflesia arnoldii mereproduksi dengan bantuan lalat yang tertarik pada bau bunga (yang beberapa pengamat katakan berbau seperti daging yang buruk dan telur busuk dicampur). Bunga ini hanya berlangsung selama lima sampai tujuh hari dan kemudian meninggal.

Tidak ada komentar: